Atlet Silat Siapkan Fisik Jelang Laga Popwil Pangandaran

Berita Online Cirebon - Atlet Silat Siapkan Fisik Jelang Popwil

Berita Online Cirebon - Pengcab Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Kuningan, telah menyiapkan sebanyak 20 atlet silat yang akan Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) pada 15 Mei mendatang di Kabupaten Pangandaran.

20 atlet yang akan ikut Popwil ini, merupakan hasil seleksi yang dilakukan IPSI Kuningan di sekretariat IPSI komplek stadion mashud wisnu saputra. Puluhan atlet yang ikut seleksi adalah mereka telah mengikuti Kejurkab dan Kejuaraan Pencak silat se-wilayah Kunci bersama yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

“Kita seleksi kembali para atlet, kita tidak mengirimkan sembarang atlet. Atlet terbaiklah yang kita kirim,” kata ketua umum Pengcab IPSI Kuningan Dr Ukas Suharfafutra, Senin (13/03).

Berita Online Cirebon – Nah, dari hasil seleksi inilah ditentukan siapa yang akan dikirimkan ke Popwil. Yang dikirim yakni yang juara disetiap kelas yang dipertandingkan di Kejurkab dan Kejuaraan Rektor Uniku Cup. “Atlet silat Kuningan akan mengikuti 7 kelas mulai dari A-G,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Ukas, jelang dihelatnya babak kualifikasi Porda 2018, pihaknya sudah melakukan pelatihan intensif, walaupun terkendala waktu yang singkat, pihaknya optimis IPSI Kuningan lolos babak kualifikasi dan bisa mengikuti Porda mendatang.

“Kami terus melakukan monitoring atlet, sehingga dapat mengikuti babak kualifikasi Porda, karena ditakutkan mereka cedera atau sakit saat digelarnya Porwil mendatang. Untuk itu kita juga mencari atlet yang mempunyai potensi walaupun mereka tidak mengikuti seleksi,” bebernya.

BACA JUGA:

Berita Online Cirebon – Ia menerangkan usai Popwil nanti dilakukan tahap seleksi fisik, teknik, mental dan kecepatan. Sebab, dirinya mempunyai penilaian khusus untuk tim babak kualifikasi Porda. Kemudian, setelah dibentuk, tambah dia, pihaknya akan melakukan pemusatan latihan.

“Kita memiliki tim pantau saat penyeleksian atlet. Karena kami melihat terlebih dahulu peta kekuatan daerah lain untuk peluang meraih medali,” tuturnya. Ukas mengimbau supaya para atlet dapat menjaga kesehatan, berat badan, dan disipin latihan. Karena, jika atlet tidak berlaku disiplin, akan didiskualifikasi.

“Biasanya, kalau atlet sudah menang, kemudian tingkat kedisiplinan dia berkurang. Nah, hal seperti ini sangat bahaya. Karena seorang atlet harus dapat berlatih sendiri diluar jam latihan dan jadwal. Sebab, tidak ada yang dapat menghasilkan prestasi dalam waktu singkat tetapi tahunan. Nah, cara supaya kita bisa meraih prestasi tersebut dimulai dari diri dia sendiri terlebih dahulu,” tandasnya.

(sumber)

428 Total Views    2 Views Today

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below