Kenaikan Harga Pokmas Masih Normal

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cirebon, Erry Achmad Husaeri (kanan).

SUMBER - Harga sejumlah Kebutuhan Pokok Masyarakat (Pokmas) di Kabupaten Cirebon sudah mengalami kenaikan. Meskipun begitu, Pemerintah Kabupaten Cirebon menilai kenaikan harga Pokmas masih normal.

Berdasarkan data Disperindag Kabupaten Cirebon, kenaikan harga terjadi pada komoditi cabai merah kriting, cabai merah dan bawang merah. Cabai merah kriting mengalami kenaikan sebesar Rp. 3.500 yang awalnya dibanderol Rp. 27.500 menjadi Rp. 31 ribu. Sementara untuk cabai merah biasa mengalami kenaikan sebesar Rp. 5 ribu dari Rp. 27.500 menjadi Rp. 32.500. Untuk komoditi bawang merah sendiri terjadi kenaikan sebesar Rp. 4.500, yang bermula dijual Rp. 29.500 menjadi Rp. 34 ribu.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cirebon, Erry Achmad Husaeri, hari Rabu (10/06) kemarin, mengatakan, dari 20 kebutuhan pokok masyakat yang tercatat, memang ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan. Kenaikan harga diakui pihaknya baru terjadi di awal Juni ini. “Sejak Mei tidak ada kenaikan sama sekali. Kenaikan harga ini baru terjadi di minggu pertama bulan Juni dan mudahan-mudahan lonjakan ini tidak berlangsung lama,” tuturnya.

Kemudian, melihat besaran kenaikan harga, kenaikan tersebut masih berada dalam kategori normal. Namun bila nantinya harga-harga kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan yang signifikan, pihaknya akan menggelar pasar murah, sehingga masyarakat Kabupaten Cirebon bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga miring. “Kalau operasi pasar masih belum kita pikirkan. Tapi untuk membantu masyarakat, bisa kita lakukan pasar murah baik itu menjelang atau pertengahan Ramadan,” jelasnya.

Selanjutnya, untuk beras sendiri, pihaknya mengklaim bila stok beras di Kabupaten Cirebon dalam kondisi sangat aman. Stok yang ada di gudang Bulog mampu untuk mencukupi kebutuhan pangan 7 hingga 9 bulan mendatang. “Setelah kita lakukan koordinasi dengan Bulog, bahwa pasokan beras kita ini aman untuk 7 hingga 9 bulan ke depan. Sehingga, untuk menghadapi Ramadan pun kita tidak ada masalah,” tambahnya.

Sumber : radarcirebon.com

Baca juga :

2461 Total Views    4 Views Today

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below