Resiko Menggunakan Internet Gratisan

periksa-keaslian-wifi

Seperti yang telah kita ketahui, serangan siber dapat dilakukan melalui tiga cara: pada posisi pengguna, pada posisi transportasi data, dan pada posisi server.

Serangan pada pengguna merupakan serangan yang paling efektif dikarenakan umumnya pengguna internet tidak sadar terhadap keamanan datanya.

Umumnya serangan dilakukan dengan memasukkan program jahat melalui cookies, email dengan attachment, atau unduh file dan aplikasi yang telah disisipi program jahat.

Serangan pada posisi transportasi data dilakukan sehingga data berhasil dibelokkan dan direkam tanpa diketahui. Serangan ini salah satunya dengan cara mengubah informasi alamat IP dari website yang dituju atau melalui hotspot yang tidak terproteksi dengan sistem penyandian.

Bagaimana pengguna internet dapat mengamankan diri dan data pribadinya di internet? Intan Rahayu dari subdit Budaya Keamanan Informasi Kominfo memberikan tips-tips sebagai berikut:

1. Gunakan anti virus yang rutin diupdate baik pada komputer dan perangkat mobile merupakan perlindungan paling dasar. Update antivirus memperkaya basis data model virus terbaru meski kurang efektif pada virus metamorphic yang mampu mengubah kodenya sendiri.

2. Amankan informasi username dan password dari semua layanan dan perangkat yang dipakai. Serangan Mirai Botnet merupakan salah satu contoh dimana manajemen username password yang salah dapat mengakibatkan ratusan ribu perangkat IoT terkena botnet.

3. Pastikan akses melalui https apabila kita harus memasukkan informasi kartu kredit atau data pribadi lainnya ke dalam suatu laman.

4. Jangan pernah membuka tautan atau attachment dari email atau pesan grup yang tidak jelas pengirimnya.

5. Pergunakan fitur VPN apabila ingin koneksi kita tidak terekam atau ketika mengakses internet melalui hotspot gratis.

6. Gunakan fitur sandi dan tandatangan digital jika kita ingin memastikan keamanan email yang kita kirim dan integritas dokumen digital.

7. Berhati-hati dalam menyebarkan informasi pribadi di dalam media sosial. Lindungi data pribadi dan kredensial Anda, dengan hanya memberikan data pribadi sesuai kebutuhan dan tidak menyimpan kredensial pada aplikasi online.

8. Rutin backup data dan update informasi keamanan serta serangan siber sehingga mampu bertindak mengurangi risiko serangan.

9. Gunakan aplikasi yang berasal dari sumber yang jelas dan dapat dipercaya, bukan aplikasi freeware atau shareware yang berasal dari sembarang sumber.

10. Batasi akses aplikasi pada perangkat kita sesuai kebutuhan dan bukan full akses

Akses internet menggunakan jalur akses manapun telah secara maksimal diamankan oleh penyedia layanan internet. Pemerintah juga berusaha dengan keras untuk melindungi data pribadi warga negaranya melalui berbagai macam aturan, namun semuanya kembali kepada kita masing-masing sebagai pengguna.

Pahami risiko menggunakan produk layanan di internet, karena kalau gratis tanpa bayar sedikitpun maka sebenarnya Anda dan data pribadi Anda, adalah produknya.

cr: mentari.net.id

394 Total Views    8 Views Today

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below