Anggaran Rp. 36 M Terancam Mubazir

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Cirebon, Abraham Mohammad.

SUMBER – Anggaran sebesar Rp. 36 Miliar untuk pembuatan Pasar Desa dari Kementerian Koperasi, terancam tidak terserap. Pasalnya sampai dengan saat ini, baru Kecamatan Waled dan Gebang yang mengajukan pembuatan Pasar Desa. Padahal, anggaran yang disiapkan sebesar Rp. 36 Miliar itu diperuntukkan bagi pembangunan Pasar Desa di 39 Kecamatan se-Kabupaten Cirebon.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Cirebon, Abraham Mohammad, hari Rabu (24/06) kemarin, mengungkakan, respon pihak Kecamatan terhadap rencana pembangunan Pasar Desa hingga saat ini masih minim. Ini dibuktikan dengan masih sedikitnya ajuan yang masuk ke pihaknya. “Anggarannya sudah ada dari Pusat, tapi ini tampaknya tidak mau dimanfaatkan dengan maksimal. Kami sudah upayakan, dan saat ini baru dua ajuan yang masuk. Pihak Kecamatan sudah kami surati, dan nanti akan kami surati lagi agar bisa membantu memfasilitasi. Suratnya sedang disusun,” terangnya.

Berikutnya, para Camat semestinya responsif pada program Pasar Desa ini. Pasalnya, program Pasar Desa ini sangat baik dan akan memengaruhi kesejahteraan masyarakat. “Kami minta kerjasama dan koordinasinya agar Camat bisa membantu fasilitasi program tersebut. Bila disosialisasikan pada koperasi-koperasi yang ada di daerahnya, dan yang memenuhi kriteria akan kita dukung agar segera mendapat kucuran dana,” jelasnya.

Kemudian, untuk batas akhir atau deadline pengajuan pembuatan Pasar Desa ini hingga Oktober 2015. Jika tidak segera diajukan, maka anggaran yang sudah disiapkan kemungkinan besar tidak terserap maksimal dan akan dikembalikan ke Pemerintah Pusat. “Sekarang ini kan anggarannya sudah ada untuk 39 Kecamatan. Kalau tidak segera diajukan ya harus menunggu sampai kita dapat anggaran lagi,” ujarnya.

Abraham menambahkan, jika pihak Kecamatan ataupun Koperasi masih ragu dengan program Pasar Desa, mereka bisa melihat Pasar Ujunggebang di Kecamatan Susukan. Pasalnya, pasar tersebut merupakan Pasar Desa pertama yang mendapatkan bantuan dari Kementerian senilai hampir Rp. 900 juta. “Silakan untuk lebih meyakinkan lagi bisa lihat Pasar Ujunggebang di Susukan yang akan kita resmikan. Program ini bermanfaat bagi masyarakat dan kami harap pihak Camat bisa memfasilitasi program Pasar Desa ini dengan baik,” pungkasnya.

Sumber : radarcirebon.com

Baca juga :

5616 Total Views    4 Views Today

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below