Setelah Idul Fitri Pasar Kanoman Direhab, Ini Relokasi 1.400 Pedagangnya

Berita Online Cirebon | Setelah Idul Fitri Kanoman Direhab

Berita Online Cirebon - Sedikitnya 1.400 pedagang Pasar Kanoman bakal dipindah ke pasar darurat. Sesuai keepakatan, relokasi itu akan dilakukan setelah Idul Fitri.

Direktur Utama Perumda Pasar Akhyadi mengatakan, berdasarkan hasil rapat bersama investor dan beberapa SKPD terkait, diputuskan pembangunan Pasar Kanoman akan dilakukan setelah Idul Fitri. Area relokasinya kemungkinan besar di ruas jalan sekitar pasar.

“Kami usulkan pasar darurat di Jalan Kanoman, Winaon dan Jalan Lemahwungkuk,” ucap Akhyadi.

Untuk memastikan lokasi pasar darurat tersebut, dibutuhkan kajian lebih dalam dari berbagai SKPD terkait. Seperti Dinas Perhubungan maupun Satpol PP.

Berita Online Cirebon – Total pedagang Pasar Kanoman mencapai 1.400 orang. Dari jumlah itu, sulit untuk ditempatkan pada lokasi pasar darurat bekas Jagasatru di Terminal Dukuh Semar.

Pasalnya, pengalaman saat menampung pedagang Pasar Jagasatru, hanya mampu untuk 600 orang. Bila dipaksakan lokasi pasar darurat Kanoman di terminal Dukuh Semar, dipastikan ada 700 pedagang yang kesulitan mencari lahan berjualan.

Berita Online Cirebon – Direktur Utama Perumda Pasar Akhyadi Akhyadi menjelaskan, alasan dipilihnya tiga jalan di sekitar Pasar Kanoman itu menjadi lokasi sementara pasar darurat. Karena sejarah pernah terjadi demikian.

Sekitar 20 tahun lalu, ujarnya, pedagang Pasar Kanoman pernah berjualan di sepanjang Jalan Kanoman, Winaon dan Jalan Lemahwungkuk. Saat itu pembangunan Pasar Kanoman.

Meskipun demikian, Perumda Pasar Cirebon akan meminta persetujuan dari SKPD terkait. Seperti Dishub untuk lalu lintasnya, Satpol PP terkait ketertibannya, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) untuk relokasi bangunannya dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk persampahannya.

BACA JUGA:

Berita Online Cirebon – Saat ini, kata Akhyadi, izin prinsip sudah keluar dari Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD) Kota Cirebon. Selanjutnya sedang diproses izin lainnya. Pria berkacamata itu mengharapkan seluruh pihak memberikan dukungan penuh.

Pasalnya, antara Perumda Pasar, investor dan Keraton Kanoman sudah bersepakat untuk memajukan dan menjaga pasar tradisional Kanoman menjadi entitas Kota Cirebon. Karena satu-satunya pasar rakyat yang masih bertahan sejak ratusan tahun lalu hanya Pasar Kanoman.

Berita Online Cirebon – Kepala Dinas Perhubungan Atang Hasan Dahlan memberikan dukungan terhadap rencana relokasi tersebut. Karena lahan disekitar Kanoman itu paling tepat untuk tempat berdagang sementara.

“Kami siap bersinergi membantu kelancaran arus lalu lintas. Bila perlu, ada petugas Dishub menjaga rutin. Selama ini sudah berjalan,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Kepala Satpol PP Drs Andi Armawan. Menurut alumni IPDN ini, persoalan teknis tempat relokasi disekitar Kanoman, sudah dibahas bersama.

Lokasi itu paling tepat dibandingkan solusi lain seperti Dukuh Semar. Satpol PP akan membantu menjaga ketertiban.

Berita Online Cirebon – Sedangkan Kepala DPUPR Budi Raharjo menyebutkan, pembangunan akan dilakukan investor. Sedangkan DPUPR akan membantu relokasi bersama dari Perumda Pasar.

(radarcirebon)

786 Total Views    2 Views Today

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below