Pasar Drajat Bisa Jadi Sentra Beras

Suasana salah satu kios beras di Pasar Drajat Kota Cirebon.

KESAMBI – Pasar Drajat Kota Cirebon tengan diusulkan untuk mendapatkan anggaran revitalisasi pasar tradisional dari Pemerintah Propinsi Jawa Barat dengan total anggaran sebesar Rp. 3,5 Milliar.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., hari Jum’at (22/05) kemarin, mengemukakan, anggaran tersebut telah diusulkan ke Bappeda Propinsi Jawa Barat dan SKPD terkait. “Itu sudah kita ajukan, dari Bappeda Kota Cirebon ke Bappeda Propinsi, juga antara SKPD teknisnya, jadi supaya singkron. Kebetulan kan Pemerintah saat ini tengah gencar merevitalisasi pasar tradisional, jadi kita pilih Pasar Drajat untuk diajukan revitalisasi,” terangnya.

Selanjutnya, untuk konsep Pasar Drajat sendiri masih belum dibahas secara teknis. Namun, untuk konsep bangunan pihaknya telah membuat Site Plan, agar bisa diajukan ke Pemerintah Propinsi. “Tak mungkin kita usulkan anggaran tanpa kita konsepkan bangunan itu seperti apa. Tapi untuk konsep pasarnya memang masih harus dibicarakan lagi. Begitupun teknis di lapangannya seperti apa, ini kan masih tahap usulan,” ujarnya.

Agus menambahkan, menurut pendapatnya, Pasar Drajat memungkinkan menjadi sentra beras. Hanya saja, hal yang harus dipikirkan apakah nanti akan memindahkan pedagang beras ke Pasar Drajat semua atau bagaimana. Pasalnya, selama ini sentra beras sendiri berada di Pasar Pagi Kota Cirebon. Hanya saja, untuk kondisi Pasar Pagi sendiri saat ini sudah tidak memungkinkan menjadi sentra beras, dikarenakan lahannya sudah terlalu sempit.

Sumber : radarcirebon.com

Baca juga :

3664 Total Views    16 Views Today

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below